Semalam yang pergi
pasti tak kembali,
Seakan terbayang lambaian dukanya.
dan Hari ini perlu dilalui,
Aku mendongak, langit putih berseri.
dahi berkerut menahan bahang mentari.
Aku tidak segalak dulu lagi.
Dulu aku bisa mendongak tanpa lenguh.
Dulu aku bisa bersuara lantang tanpa lelah,
Mampu berdiri lama tanpa rebah,
Berjalan jauh tanpa keluh,
Bersendiri tanpa resah.
Namun itu semalam,
Tika ini yang terbentang indah,
Duduk berjam terasa letih,
Mata berjaga tak mampu sudah,
Tenaga kian luntur dah berubah ...
Dan kini yang nyata,
Sayu melingkar di kalbu,
mengenang usia lalu,
Walaupun sebahagiannya bersama membantu.
Baru terasa rugi perginya waktu,
tanpa amal yang wajib dan yg perlu,
tanpa ilmu mahupun usaha,
yang memberi manfaat kepada sesiapa.
~biar makin dekat dengan Mu...
Comments
Post a Comment