Skip to main content

impian yang kian sirna

 

Senja dan Sebuah Impian

Impian itu pernah menyala, 

seperti mentari pagi 

yang berani menembus kabus. 

Ia hadir saat langkah baru bermula,

 penuh harapan, penuh cita.

Namun kini, di hujung senja yang redup,

 impian itu tidak lagi bersinar, 

hanya tinggal bayang yang sesekali

 menyapa hati yang letih.

Tapi aku tahu,

 walau impian itu pudar, masih ada satu cahaya yang tak pernah padam 

 harapan untuk menjadi insan yang memberi manfaat

Dalam setiap langkah yang penuh ranjau ini…

sebelum masa itu tiba..

Untuk menemuiNya..

Kerana hidup bukan tentang

 seberapa jauh kita pergi,

 tapi tentang seberapa ikhlas kita memberi, 

seberapa jujur kita kembali…


Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...