Skip to main content

mengarah @ sedia diarah...

tak mampu mengarah...hanya mampu menerima arahan...bila diuji...baru ku tahu diri...setiap insan dijadikan dengan kelebihan tersendiri..untuk saling melengkapi...betapa indahnya aturan Nya...jika diri mahu merenungi...apa yang diberi adalah amanah...dari setiap inci anggota diri...ke insan yang tersayaang..ibubapa,anak-anak...hingga ke harta dan jawatan yang tersandang...memiliki amanah yang perlu dijaga,ditunaikan...mari sama mengingatkan...bukan semudah yang disangka...usah salahguna ...lengkapkan diri dengan ilmu....agar amanah yang diberi terpelihara dan dilaksanakan dengan sebaik yang mampu... Firman Allah..." Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. [At Tahrim:6]." Read more https://almanhaj.or.id/3032-buah-hati-antara-perhiasan-dan-ujian-keimanan.html

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...