Skip to main content

#mencarisejati

Saat kaki masih mampu melangkah... Saat kaki masih daya berlari... Dan diri masih terus mengejar.. Dunia yang tiada sudah... Hati yang terus mengidam... Chinta hamba yang palsu belaka... Rindu terus bersarang... Pada mimpi yang tak kunjung padam... Meski telah seringkali jatuh...masih berkuasa bangkit ..namun diri tak sedar... Rasa sakit yang mencengkam dianggap duri jalanan...tak bermakna ...tak berharga...tak dipandang... Setelah sekian lama masih begini...hati berganti retak..jiwa berganti kacau...segala harapan tinggal harapan...impian berkubur tak bernisan...rancangan diatur berganti hampa...hati terdetik ...kembali sujud jalan terbaik...walau kecewa tak kunjung pergi...terlupa ada Pencipta yang sering menemani...ada kasih yang sering mengiringi...ada takdir yang terbentang indah untuk dijalani...selagi yakin kekal hanya Yang Esa...selagi belum terlewat...selagi hayat masih dikandung badan...bersyukurlah dibukakan mata...masih berpeluang kembali berpaling.. menagih secebis perhatian dari Nya Pemilik Hati...Penguasa Alam Yang Abadi...mungkinkah ku temui chinta sejati...

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...