Skip to main content

~hargai masa mu

Mengapa daku dianugerahkan rasa cinta namun tidak mampu memilikinya??? persoalan demi persoalan... Bolehkah kita tahu makna cerah tanpa pernah melihat mendung... Bolehkah kita tahu makna kenyang jika kita tidak pernah rasa lapar... Bolehkah kita tahu makna sihat jika tidak pernah rasa sakit Bolehkah kita tahu makna siang jika tiada malam?justeru kita akan menghargai dan memanfaatkan saat saat memiliki sesuatu seperti menghargai siang dengan aktiviti rutin yang sepatutnya. Juga dalam hidup..kita kan lebih menghargai setelah kehilangan..Allah beri kita rasa tiada@hilang untuk menghargai & mensyukuri apa yang kita ada..Allah mengurangkan sesuatu dalam hidup untuk kita tahu serta menghargai makna cukup...smga Ya Allah Ya Mumit sentiasa mencukupkan keperluan kita. Mengapa aku yang terpilih untuk menerima takdir keperitan ini?sebenarnya diri mu bertuah terpilih untuk memikul tanggugjawap ini...memikul tugas ini yang belum tentu dapat dipikul oleh insan lain..begitulah ujian yang kamu hadapi..umpama satu tugasan dalam kelas..tugasan dari bos untuk disiapkan..kamu adalah insan terpilih untuk merasai nikmat sakit dan nikmatnya kesenangan & kebahagiaan itu..berbanding mereka yang lahir terus senang dan diulit kebahagiaan tanpa bersusah payah..kurangnya rasa menghargai nikmat yang ada....itulah diriku...manfaatkan sisa masa sendiri untuk bekalan menghadapi saat bertemu dgn Nya... FROM HIDUP PENUH CINTA~

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...