Skip to main content

kerana mimpi...

Kerana mimpi aku bangkit....kerana mimpi aku mula sedar..kerana mimpi aku masih mampu berdiri..kerana mimpi aku memahat keyakinan...kerana mimpi aku mencipta kekuatan..kerana mimpi aku bisa mengukir senyuman..kerana mimpi semangat kembali menyengat..kerana mimpi aku berusaha menanam impian...meski ku tahu semua itu fana disapa mentari pagi....walau sementara tidak Allah jadikan ia sia-sia...ambil pengajaran dan buang kepahitan...selama masih diizinkan..ku simpan mimpi ini di sudut hati...dengan realiti untuk ku terus berdepan dengan mu..berbicara dengan rasa yang terpendam...mengikis resah yang kian bersarang...memadam cemburu yang hadir memburu...namun dipaksa diri untuk berada di sisimu di saat mu memerlukan...mengiyakan segala arahan yang diturunkan...menjadikan harapanmu dekat dengan sempurna...berusaha mendoakan yang terbaik buatmu...meski kelak hati itu terhiris lagi...

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...