Skip to main content

kerana aura...

Hati itu sukar difahami...kadang membisikkan sesuatu yang diluar jangkaan...bisikan syaitonirrojim...mengapa la shbt sorang macam tu..yang sorang ni mengapala macam ni.. Berpusing otak memikirkan rasa yang terbit dalam hati tanpa diundang.dinginnya...bicaranya..pandangan matanya..cukup membuat hati penasaran...bersanga baik sahabat..mudah dikata payah dikota.lantaran hati itu sifatnya berbolak balik. Tanpa sedar aura kurang senang akan sampai ...sedangkan dia tidak tahu pun kita tidak puas hati dengan nya...pujuklah hati...teruskan bersangka baik..mohon maaf secara terbuka..maafkan diri ini Tidak Allah jadikan sesuatu itu sia-sia.Setiap yang terjadi pasti ada sebab dan hikmah bagi mereka yang mahu berfikir dan mengambil iktibar darinya.Disaat diri bermain dengan perasaan...ada yang mengadu masalah hati yang turut sama bergelora di dalam dada.Dengan rasa yang berkecamuk, masih sempat memberi nasihat dan motivasi ..Allah Maha Megasihani...Allah beri ilham melalui masalah orang lain.Walau sukar namun itulah dugaan.Jihad melawan nafsu amarah..hasutan syaitonirrojim dalam memutuskan silaturrahim. Duhai hati....bersangka baiklah pada insan..apatah lagi pada takdier Allah..setiap ujian pasti ada hikmah.untuk menguji imanmu..menaikkan darjatmu..menghapuskan dosamu..hanya Allah lebih Mengetahui. Firman Allah.. “Adakah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata:Kami beriman sedang mereka tidak diuji(dengan suatu cubaan)...(Surah Al-AnKabut ayat 2) Duhai hati...berusaha sabar dan redha...mengadulah dalam sujudmu..rajinlah muhasabah.Titiskan air mata. “Apabila mendapatkan kesenangan dia bersyukur ,maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan ,dia pun bersabar,maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya” (Riwayat Muslim)(inps abm)

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...