Skip to main content

perlukah terus berlari...

Setelah skian lama menjauhi..memaksa diri menutup lembaran lama.mengubur kemas kesah yang pernah terukir di alam maya....walau sering takdir mengatur memandang dari jauh .terasa kecilnya dunia.. Dan tidak pernah terduga.. bertemu lagi..benarlah semakin kita cuba mengelak..semakin pula ia menghampiri..jawapannya..berdepanlah dengan..berlari bukan jalan penyelesaian...meski sakit meski pedih..hadapilah ..tidak diri diuji melainkan mampu menghadapi. Betapa indah aturan Allah.mengisi ruang hidup agar lebih berseri.dengan kisah yang mustahil untuk dipercayai..rahsia yang digenggam erat..sedaya upaya dipadam dari memori ingatan namun bila ditakdirkan bertemu begini.. mana mungkin diri mengelak menyoroti lembaran lalu .. Mengenang bagaimana melepaskan sesuatu yang dihajati..melupakan sesuatu yang menyenangkan..meski dikau tidak pernah peduli yang jauh di sudut hati tak sanggup melihatmu terus begini..bila bicara dan teguran bagai angin lalu padamu.sedangkan dikau lebih berilmu.. Namun bagaimana mungkin...hari-hari yang mendatang terpaksa menerima hakikat untuk berdepan dan berurusan dengan mu.. Yang pasti ..diri perlu membina kembali rasa hormat yang kian luntur..membina keyakinan pada kebolehanmu..melupakan kesilapan semalam dan membuang segalanya ..dan mengandaikan hari ini pasti lebih baik dari semalam ..tiada daya upaya melainkan dengan izin Mu ya Allah ya Fattahu ya Alim... Esok yang bakal terukir biarlah sesuatu yang baik tentang kita dalam sebuah lembaran baru.

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...