Skip to main content

Biar JELAS....

Biar JELAS.... Biar jelas langkah ini.. Biar ada matlamat... visi dan misi Biar ada objektif ..harapan dan impian Diri bukan sesiapa untuk berkongsi Diri bukan meminta untuk dihargai Diri bukan meminta untuk disimpati Jauh sekali untuk dipuji... Meski kelak akan teruji.. Dengan sengih mahupun mengeji.. walau sakit walau perit harus dilalui Smoga terpelihara niat di hati Mencari redha Allah dengan usaha yang sekecil ini Memberi manfaat dengan pena jari Itulah matlamat yang rasanya semua tahu... Mencari bekal untuk kembali ke tempat asal.. Jannah ataupun bakaran api yang kekal abadi. Semua terbentang dengan izin Ya Rahman Ya Rahim... Untuk ku Menumpang di sudut ini Mencari dan mengenali diri..melalui sejarah hidup yang dilewati Agar dapat kusedari silap yang tersembunyi Memperbaiki langkah yang tersasar Menjadikan kelemahan satu kekuatan Mencipta keyakinan di saat bersendirian harapan agar Menjadi panduan bagi yang ingin memahami Sebagai ingatan bagi yang ingin mengerti Sebagai renungan muhasabah diri Sebagai ibrah pengajaran untuk mendepani realiti Sebuah kehidupan yang penuh ranjau berduri Lantaran pengalaman adalah sebuah pelajaran Yang tak ditemui dalam silibus pendidikan Paling berharga dan penuh makna Yang manisnya usah terus ditelan pahitnya usah terus dibuang Dan akhirnya ...yang paling utama menjadikan diri semakin dekat dengan ya Khaliq yang Maha Pencipta... semakin memuji dan memuja Nya dalam susah ..mahupun senangmu.. Itulah visi ..harapan dan impian(wat we believe we can be) Yang misinya adalah terus mengorak langkah demi langkah(wat we believe we can do) Dengan ilham dan kekuatan yang dipinjamkan Dengan masa dan kesempatan yang diberikan Untuk terus melakar bicara ... Dengan bimbinganMu ya Allah...

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...