Skip to main content

Posts

where can i find it

berakhirnya sebuah penantian....

berarak dalam lima puluh sembilan hari ...akhirnya bulan ini tiba setelah berkurun menunggu...dalam hati yang masih samar dengan taqdir yang tersurat..ketibaan nya memadam semua resah yang tersirat...dalam debaran yang pasrah menunggu dua belas hari ini berlalu untuk ku kembali kepada kisah semalam yang ditinggalkan...dalam dua belas hari ini...berharap dipinjamkan kekuatan dan kesihatan untuk memastikan penantian ini tidak sia-sia..

#dipersinggahanini

#pastikanhadir...

Masa berlalu terlalu pantas..seakan baru semalam ku lakar nukilan ini...akhirnya detik dan saat ini kembali lagi...syukur tak terluah...kesempatan masih ada...di usia sebanyak angka ini...untuk diri terus membuka mata...malakar kata...berkongsi cerita...paling indah...masih diberi peluang melutut memohon taubat...bersujud penuh harap...dan masih mampu menatap wajah wajah insan tersayang...dan berada bersama mereka mengisi hari hari dengan kerja kerja untuk meraih redha ilahi...mungkinkah langkah kali ini ada ujian yang berbeza...ya Allah Ya qowiy...BERIKAN DIRI KEKUATAN UNTUK TERUS istiqomah di sini...meski daya kian lumpuh...tenaga kian surut...sakit yang tak kunjung pergi...azam tetap ada...manfaatkan sisa usia pinjaman dengan kebaikan ...hanya sahabat penguat semangat..anugerah tak ternilai... Walau makin jauh perjalanan hidup namun semakin dekat...menghampiri Ya Kholiq...semakin hampir untuk kembali...kepada Nya...Yang Maha Pencipta...matiitupastikanhadir

smua hanya pinjaman...

bagaimana hatimu...

meminjam kata`~jika kita mampu mengawal hati di dalam solat ,insya Allah diri mampu mengawal hati di luar solat.Hati yag berhubung dengan Allah tidak akan terguris dengan kata-kata dan karenah manusia. Namun jika hati masih liar dan masih sukar dikawal,itu petanda solat belum khusyuk,zikir perlu mantap. Jika hati masih mudah terluka dengan bicara dan karenah manusia,jika masih ada masalah hubungan sesama insan di sekelilingmu...itu antara petunjuk hubungan diri masih LEMAH dengan Allah....

hilangnya sebutir permata...

saat mata berat memandang, sakit lagi beban bahu yang memikul, setiap yang terjadi dititipkan satu pengajaran,jangan siakan sebuah kehilangan, pemergian sebutir permata di tanah tumpah darah ini, membangkitkan rasa semnagat untuk terus berbakti di sini,menyebar dakwah,mencari redha Allah, meski kebaikan tidak seberapa,namun perjuangan perlu diteruskan, bersama kenangan yang tinggal,untuk diabadikan,sayu pilu tak terluah, segala jasa bakti harap menjadi inspirasi,diri bukan pemula,bukan juga pengakhir,diri hanyalah mata rantai sementara, manfaatkan sisa usia yang dipinjamkan,walau jalan berbeza namun matlamat tetap sama menegakkan kalimah Lailahaillallah.... pergimu satu kepastian...pergimu satu kehilangan besar...di Januari 2018 ini...syukur ku diberi peluang menatap untuk terakhir kali...tenanglah dikau di snaa wahai sang Murabbi...Al-Fatihah