Masa berlalu terlalu pantas..seakan baru semalam ku lakar nukilan ini...akhirnya detik dan saat ini kembali lagi...syukur tak terluah...kesempatan masih ada...di usia sebanyak angka ini...untuk diri terus membuka mata...malakar kata...berkongsi cerita...paling indah...masih diberi peluang melutut memohon taubat...bersujud penuh harap...dan masih mampu menatap wajah wajah insan tersayang...dan berada bersama mereka mengisi hari hari dengan kerja kerja untuk meraih redha ilahi...mungkinkah langkah kali ini ada ujian yang berbeza...ya Allah Ya qowiy...BERIKAN DIRI KEKUATAN UNTUK TERUS istiqomah di sini...meski daya kian lumpuh...tenaga kian surut...sakit yang tak kunjung pergi...azam tetap ada...manfaatkan sisa usia pinjaman dengan kebaikan ...hanya sahabat penguat semangat..anugerah tak ternilai...
Walau makin jauh perjalanan hidup namun semakin dekat...menghampiri Ya Kholiq...semakin hampir untuk kembali...kepada Nya...Yang Maha Pencipta...matiitupastikanhadir
Antara langkah mengenal pasti adanya penyakit ini ialah melalui pergaulan sesama manusia. Melalui pergaulan, akan dapat dikesan sifat sombong yang hadir tanpa disedari…Dan Allah amat membenci mereka yang sombong. Tanda –tanda sombong …. 1. Payah menerima pandangan orang lain sekalipun hatinya merasakan pandangan orang itu lebih baik daripadanya. Apatah lagi kalau pandangan itu datang daripada orang yang lebih rendah daripadanya sama ada rendah umur, pangkat atau lain-lain lagi. 2. Mudah marah atau emosional. Bila berlaku perbincangan dua hala, cepat tersinggung atau cepat naik darah kalau ada orang tersilap atau tersalah. 3. Memilih-milih kawan. Suka berkawan hanya dengan orang yang satu ‘level’ atau sama taraf dengannya. Manakala dengan orang bawahan atau lebih rendah kedudukannya, dia tidak suka bergaul atau bermesra, takut jatuh status atau darjat dirinya. Yakni dia suka dengan orang yang mahu mendengar dan mentaati kata-katanya. Mereka inilah saja yang dia boleh bermesra, ...
Comments
Post a Comment