Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...
Antara langkah yang buat diri terlupa... Allah hadirkan ujian demi ujian... dengan harapan diri akan kembali bergantung dan yakin kepada Nya... bahawa pertolongan itu sangat dekat tanpa ada batas waktu... tanpa ada rasa ragu... hanya mahu diri terus sabar dan hanya berharap pada Nya.. namun diri alpa... bicara akur dengan takdir tapi tingkah diri masih berharap pada makhluk tanpa sedar... dan sesungguhnya dengan iman yang sangat tipis diri masih bertahan... meski sering diterjah badai yang tak henti... sesungguhnya sebagai makhluk Allah.. iman yang ada dalam hati adalah penyelamat ... baiki iman..tingkatkan santapan rohani hilangkan ragu...tanamkan keyakinan bina kepercayaan yang jitu... moga dengan iman yang kuat diri mampu terus melangkah mencari bekalan ke negeri yang abadi... diiringi doa yang tak putus lantaran tanpa bantuan Nya... tidak mungkin diri bertahan... daku lemah ya Allah ...
Comments
Post a Comment