Skip to main content

rindu yang terpendam...

Bukan dipinta … Bukan dipinta ia bertamu, Bukan dipinta ia kembali, Bukan dipinta ia muncul sekali lagi, Bukan dipinta ia menghiasi, Bukan dipinta hadirnya rindu ini, Mengisi kamar hati… Mengungkit rasa yang terpendam, Hadirnya tanpa diundang ..menyentuh jiwa yang lama terbiar..biar diusir sejauh manapun..biar dipadam sebersih manapun..biar ditanam sedalam manapun..ia tetap menjadi bebayang yang mengekori langkah ...namun yang pasti ia kurniaan Nya…yang bersifat sementara..mencoret sedikit luka agar diri kembali mengingatiNya…agar diri kembali mendekatiNya…agar diri tidak terus hanyut dengan urusan dunia yang fana…sakit itu hanyalah sebahagian teguran Nya…pandanglah dengan mata hati..isilah rindu ini dengan memuji..mengadu dan memohon keampunan Nya ..Ya Kholiq...daku hamba yang amat kerdil dan tak berdaya.

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...