Skip to main content

ingatan untuk disimpan #stayhome


Bukan mimpi Tapi Kenyataan...
Masa yang pergi takkan kembali
Ku pahat pengajaran ini di sini
Moga menjadi pedoman diri
Untuk terus menghargai
Masa dan peluang di sisi...

1>Kesibukan diganti dengan dipaksa rehat di rumah berhari2x...
Allah rehatkan diri dari kesibukan dunia untuk kembali mendekat kepadaNya...
Bukan bersendiri tapi bersama ahli keluarga.
Menatap mereka setelah disibukkan dengan kerja yang tak sudah.
hujung minggu dengan program.
2>Muhasabah untuk manfaatkan masa yang ada dengan mengerjakan amal dengan tenang tidak terburu-buru.
3>Allah nak kita jaga pergaulan dan aurat...Jaga batas-batas selepas ujian social distancing...
Dulu dekat sekarang jauh...syukurla semoga terus terjaga diri..namun sahabat ku...moga ujian ini lagi mendekatkan hati kita.
4>Allah Ya Kholiq memiliki segalanya...Rezeqi yang dipinjamkan sekelip mata boleh ditarik balik...Hargai rezqi masa dan peluang yang ada...Usah malas ke rumah Allah mahupun ke Majlis ilmu dan yang sewaktu dengannya...Paksa diri dalam kebaikan.
5>Ada masanya Harta dan wang ringgit tidak bererti...Rajin-rajin sedekah di saat susah dan senang.
6>Hikmah alam kembali tenang seketika ...SubhanAllah...renung dengan hati.
7>Paling penting banyak bergantung  kepada Allah dalam apa jua keadaan...Lantaran dugaan ini menguji emosi dan kesabaran diri...
Moga segala pengajaran dapat disimpan bukan sekadar menjadi SEJARAH namun PENGAJARAN yang harus dimanfaatkan.~mohon maaf duhai diri yang sering gagal.Usaha lagi.

Comments

Popular posts from this blog

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...

kembalikan keyakinanmu...

 Antara langkah yang buat diri terlupa... Allah hadirkan ujian demi ujian... dengan harapan diri akan kembali bergantung dan yakin kepada Nya... bahawa pertolongan itu sangat dekat tanpa ada  batas waktu... tanpa ada rasa ragu... hanya mahu diri terus sabar dan hanya  berharap pada Nya.. namun diri alpa... bicara akur dengan takdir tapi tingkah diri    masih berharap pada makhluk tanpa sedar... dan sesungguhnya  dengan iman yang sangat tipis diri masih bertahan... meski sering diterjah badai yang tak henti... sesungguhnya sebagai makhluk Allah.. iman yang ada dalam hati   adalah penyelamat ... baiki iman..tingkatkan santapan rohani hilangkan ragu...tanamkan keyakinan bina kepercayaan yang jitu... moga dengan iman yang kuat  diri mampu terus melangkah  mencari bekalan ke negeri yang abadi... diiringi doa yang tak putus lantaran tanpa bantuan Nya... tidak mungkin diri bertahan... daku lemah ya Allah ...