Skip to main content

MENGAPA HIDUP MASIH MERASA SEMPIT.....

Ketahuilah bahwa semua rezeki itu dari Allah Ta’ala. Terkadang Allah luaskan rezeki kepada seseorang, terkadang Allah sempitkan. Tugas kita adalah menerima semua putusan Allah dengan sabar, syukur dan qana’ah (merasa cukup) dengan apa yang Allah karuniakan. Inilah kunci kebahagiaan. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: قد أفلحَ من أسلمَ ، ورُزِقَ كفافًا ، وقنَّعَه اللهُ بما آتاهُ “Sungguh beruntung orang yang sudah berislam, lalu Allah beri rezeki yang secukupnya, dan Allah jadikan hatinya qana’ah (merasa cukup) dengan apa yang dikaruniakan kepadanya” (HR. Muslim no. 1054). Terkadang, betapapun banyak yang Allah berikan, masih saja seseorang merasa miskin dan kurang. Sehingga hidupnya tidak pernah bahagia karena terkongkong oleh perasaannya yang senantiasa merasa kurang. Maka, mari kita kenali sebab-sebab seseorang senantiasa merasa miskin dan merasa kurang, semoga kita bisa merenungkan dan mengambil faedah darinya…..>>> 1.kerana tujuan hidup untuk dunia bukan akhirat >>2.kerana jahil terhadap kurang ilmu agama >>3.kerana mengikuti bisikan syaitan utk buat maksiat dan bida’ah >>4.kerana hanya bergaul dgn org kaya banding org miskin… >>5.kerana kurang mensyukuri nikmat yg kecil >>6.hati yg sakit & mati >>7.kurang ibadah >>8.kerana sumber pendapatan haram >>9.kerana malas berusaha >>10...JARANG BERDOA... mari kita kenali dan renungkan untuk berusaha istiqomah sehingga kita terbebas dari perasaan selalu miskin dan selalu kurang... Semak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/47513-10-sebab-senantiasa-merasa-miskin-dan-kurang-harta.html

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

my Insecurities...juz 2day i noe it

Berhenti berharap

Utk kesekian kalinya... Jauh di sini menanti peralihan angka ke duapuluh dua puluh... Perancangan Allah jua yang terbaik... Setelah lama menyimpan... Persoalan berkali berjawap Namun hati masih menafikan... Dan akhirnya berulang lagi... Satu titik untuk diri berhenti berharap... Untuk mimpi menjadi realiti.. Lantaran keindahan itu bukan hanya pada mu...