Skip to main content

#usahpersoalkan

Usah persoalkan... Usah persoalkan dimana keprihatinan..dimana kejujuran…di saat diri ingkar arahan tunai kewajiban Usah persoalkan dimana ketulusan..dimana kemanusiaan di saat diri jauh dari jalan yang lurus…usah persoalkan bila diri melupakan asal usulnya..bila diri hanyut menagih cinta makhluk…bila diri sering memuja ciptaan dan bukan Pencipta..bila diri mengejar kemewahan dengan hak orang lain.. usah dipersoalkan di mana ketenangan Usah dipersoalkan di mana keadilan saat diri tidak peduli manusia lain Usah dipersoalkan mengapa dikunjungi sakit saat diri mengabaikan manfaat di saat sihat… Usah persoalkan mengapa doa mu terbiar tak makbul… bila diri masih alpa menelan halal dan haram… bila diri masih mencuri masa dalam ibadah kerja… Usah dipersoalkan mengapa aku mengapa aku mengapa aku Di saat diri membuat ibadah endah tak endah Lupa menjaga hubungan dengan Allah…Ya Khaliq…usah biar daku jauh dariMu….

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...