Skip to main content

sebuah kehilangan...

Senja merah di kaki langit, maka berakhir lagi sebuah hari, Sisa ngilu menikam dada, merengut rasa bahagia, Derap waktu yang berlalu, Masih membuat daku megenangkanmu, Masih menyimpan rasa sendu, Pada sebuah keajaiban rindu, Agar segalanya kembali seperti dahulu, Bergurau senda penuh ilmu, Namun semua dah berlalu, tak sempat mengadu, Bersua dan berbicara, Untuk berkongsi rasa Pergimu tanpa diduga Tiada petanda tiada ucapan pisah , Hanya kabar sampai di telinga, Engkau telah tiada, Kembali menyahut panggilan Ilahi, Terasa bagai mimpi di siang hari, Gelap pandangan..sesak di dada, Namun itulah ketentuan...maafkan diri tak sempat membawamu terus berhijrah Semoga rohmu sentiasa dicucuri rahmat Allah.

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...