Skip to main content

Rahsiaku Rahsia Mu jua..Rahsia Mu?....

Saya rasa macam pena nampak orang ni..tapi di mana yah...’haha..menahan gelak’ ..ku tahan rasa..hati hanya bisa berbisik..aku lah insan yang teringin sangat mu jumpa...’bila dikau berada di sisi..berbicara dengan ku..walaupun ku usaha menjauh..hatiku hanya mampu meronta..rahsiamu dalam genggamanku.. Hati terus berdetik ..begini rasanya menyimpan sesuatu...menyimpan rahsia...hati yang terus meronta setiap kali memandangmu..setiap kali dikau menyapaku... Bagaiman perasaannya...bagaimana harusku menyatakan nya...bagaimana harus semua ini berakhir..atau perlukah semua terus menjadi rahsia..mampukah daku menahan..mampukah hati ini berhenti bergolak..dan biar takdir mengatur segalanya.. Tidak Allah jadikan sesuatu itu yang sia-sia...detak hati ini.. rahsia ku rahsia Mu ya Allah..namun rahsia Mu ya Allah hanya Dikau yang tahu...namun semua akan terserlah bila sampai masanya.hanya perlu bersabar dan tabah meniti hari-hari mendatang ..mungkinkah masih ada rahsia Mu disebalik onak duri dan perjalanan yang berliku ni.diri akan terus menanti.bersabarlah wahai hati...

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan demi kegagalan

 kegagalan demi kegagalan mengekori berulang kali mencuba dan terus mencuba namun hanya buntu yang menemui sehingga rasa hampa bertamu  menghimpit sesak di dada mungkinkah semua akan berakhir Jika diri memilih untuk berhenti berjuang Pada saat ini sedangkan  Begitu lama bertahan Akan sia sia kah  Segala sakit pahit  Yang pernah dilalui Tanpa hasil yang diharapkan... Duhai hati ...teruskan bertahan

~manisnya mehnah bersama jemaah...

~dimana hatimu...

Saat jiwa memintal resah... Saat rasa memanjat duka... Saat lemah menguasai diri... Saat air mata menjadi saksi... Berjanji menjauhi kisah semalam... Memaksa diri memintal azam... kembali mensucikan hati yang hitam... namun... ujian datang menguji iman... ingin dijauhi makin mencengkam... merobek rasa yang cuba ditahan... hingga manik jernih jatuh berderaian ... sakitnya cukup menyesakkan... pada siapa harus ku mengadu...ke mana harus ku meminta... ke mana harus ku melangkah...mencari yang memahami... mengharap ada yang sudi...berkongsi duka yang bertapa... akhirnya apa yang kutemui...hanya nista bercampur hampa... mengapa diri masih tak sedar...dugaan hadir bukan untuk disiakan... tapi untuk diri kembali mengiyakan...hanya rahmat Allah Ya Rahman Ya Rahim... yang bisa menyelamatkan...tempat bergantung segala harapan... saat diri keseorangan...di mana hatimu kau campakkan...